Foto: alquranaudio
Imam Masjidil Haram, Syeikh Ahmad Sudais memberikan beberapa tips agar rumah yang menjadi tempat Kita bernaung sehat dan terhindar dari Syeitan. Berikut tips-tips beliau:

Pertama, tiga hari sekali buka pintu dan jendela lalu setel surat Al-Baqarah dan surat-surat Ruqyah, insya Allah Anda akan merasakan perbedaan secara pribadi atau keluarga di rumah  dari godaan syetan.

Kedua, nyalakan dupa dari jintan hitam (habah sauda’) di dalam rumah dengan tetap membuka pintu dan jendela (untuk mengusir setan dan kuman-kuman) sebagaimana wasiat Nabi Muhammad saw.

Ketiga Jangan menyalakan dupa dari jintan hitam (habah sauda’) sedangkan kondisi pintu rumah dan jendela dalam keadaan tertutup.

Keempat, jangan menyimpan barang-barang di bawah ranjang / di atas lemari tapi simpanlah di dalam laci yang tertutup.

Kelima, jangan perbanyak cermin dalam rumah tapi jika ada, sebaik-baik tempat menyimpan cermin adalah di pintu masuk.

Keenam tarik nafas panjang-panjang saat bangun tidur dan ucapkan Basmalah saat bangkit dari tidur.

Ketujuh, miliki jadwal tetap untuk tidur malam.

Kedelapan, senantiasa rutin membaca surat Al-Mulk sebelum tidur dapat menyelamatkan dari siksa kubur.

Sumber : Islam Pos
Posted by SDIT Al Izzah Serang Banten On Senin, Juni 08, 2015 No comments Baca Selengkapnya
"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al Quran dan Mengajarkannya" demikianlah bunyi hadits Rasul yang sangat populer untuk menjadi pegangan dalam membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an. Seiring dengan bunyi hadits di atas, Yayasan Al-Izzah Serang, pada hari Sabtu (06/06/2015) menyelenggarkan khotmul Qur'an bersama.

Dalam kegiatan Khotmul Quran ini, diikuti oleh Siswa/siswi TKIT, SDIT dan SMPIT dengan dihadiri oleh para orang tua/wali siswa. Dalam kesempatan itu dihadiri juga oleh Ketua yayasan Al Izzah, Bapak Ust. Drs. H.M. Ali Abu Bakar, M.SI,beserta pengurus harian dan para kepala unit beserta dewan guru,

Prosesi khotmul Quran dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, acara dimulai pada pukul 07.30 untuk siswa/siswi TKIT Al--Izzah. kelompok B yang berjumlah 98 anak. Dalam acara khatmul quran TK ini peserta membacakan surat An Naas - Al lail bersama-sama. Kemudian, dilanjutkan dengan tes langsung oleh pengurus yayasan, kepala sekolah, guru tahfidz dan perwakilan orang tua siswa. Sesi pertama ditutup dengan pembacaan doa khotmul quran.

Pada sesi kedua, prosesi Khotmul Quran diikuti oeh peserta SDIT dan SMPIT. Dalam kegiatan ini setiap siswa mendapat bagian membaca Al-Quran masing-masing, yang kemudian ditutup dengan membaca surat At Takastur - An Naas bersama-sama yang dipimpin oleh Sidqi (SMPIT) dan Sulthoni (SDIT). Setelah menyelesaikan bacaan Al Quran bersama-sama dilanjutkan dengan pembacaan doa khotmul quran.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan tes langsung terhadap peserta yang dilakukan oleh Ketua Yayasan, kepala sekolah, Guru tahfidz dan perwakilan orang tua siswa. Suasana haru dan tegang mewarnai tes yang dilakukan langsung di mana  siswa harus menguasai cara membaca Al Quran dengan baik dan benar serta hafal juz 30 dan 29. Beberapa siswa ada yang langsung lancar menjawab penguji ada juga yang harus mengingat kembali hafalan, tapi semua, Alhamdulillah bisa menjawab dengan baik.

Dalam kata sambutannya ketua Yayasan berpesan agar peserta khatmul quran dapat senantiasa membaca Al-Quran di manapun dan kapanpun. Sementara itu, Dewan pengawas Yayasan Al Izzah, Bpk Ust Juheni M. Rois, Lc, M.Pd dalam sambutannya berpesan agar peserta senantiasa memuliakan Al-Quran agar dimuliakan Allah. Sebagaimana pesan Nabi "Siapa yang memuliakan Al-Quran, maka akan Allah muliakan. Dan siapa yang menghinakan Al-Quran maka akan Allah hinakan".

Posted by SDIT Al Izzah Serang Banten On Sabtu, Juni 06, 2015 No comments Baca Selengkapnya

Tidak ada media yang lebih efektif untuk menghancurkan minat baca melebihi kegemaran nonton TV buat anak-anak. Bukan soal tayangannya yang buruk (dan di Indonesia umumnya disesaki tontonan sangat buruk), tetapi terutama efek shallowing (pendangkalan berpikir) akibat menonton TV (meskipun tayangannya sangat bagus). Shallowing effect ini lebih parah lagi manakala anak-anak sudah tenggelam dalam keasyikan berinternet atau pun bermain gadget. Dan yang paling parah adalah ketika anak-anak sudah terjerembab ke dalam bius online game. Banyak akibat mengerikan yang ditimbulkan manakala anak-anak kecanduan game online. Mereka dapat menghabiskan waktu dan perhatian yang sangat besar dengan bermain game online. Ini belum soal akibat lanjutan berupa ketidakmampuan memusatkan perhatian, obsesi terhadap kekerasan, efek pornografis maupun rangsang kejahatan lain yang merupakan efek ikutan semisal penipuan.

Itu semua memang hanya akan terjadi pada anak-anak yang “sudah cukup umur”, semisal SD kelas 4 atau SLTP. Bukan balita. Tetapi tidak sedikit anak-anak balita yang dibiarkan asyik dengan gadget sehingga mengalami social autism (autism sosial), yakni anak sebenarnya tidak autis, tetapi mereka seperti anak autis karena tidak memperoleh cukup rangsang sosial dari orangtua. Mereka tenggelam dalam gadget.

Apakah gadget buruk bagi anak? Tidak, jika diberikan pada saat yang tepat dalam keadaan mereka memiliki kesiapan. Ibarat pisau bagi ibu-ibu, kehadirannya sangat penting untuk melakukan beragam kebaikan. Manfaat pisau sangat banyak. Tetapi bukan berarti anak-anak balita telah kita berikan pisau terbaik dari Jepang untuk mainan mereka. Begitu pun gadget semacam smartphone sangat besar manfaatnya, tetapi anak-anak harus memiliki landasan yang memadai sebelum menggunakannya sehari-hari. Selain berkait dengan orientasi hidup, bekal berupa budaya membaca juga sangat besar peranannya.

Setiap yang baik dapat disalahgunakan untuk keburukan, baik yang sangat tampak secara zahir maupun tersembunyi. Itu sebabnya mendidik niat sangat penting, termasuk kepada anak. Ini berarti, jika yang nyata-nyata baik saja dapat disalahgunakan, apalagi yang netral. Perlu bekal agar anak-anak dapat mempergunakan teknologi yang netral tersebut untuk kebaikan. Bukan sebaliknya.

Sumber : Disalin dari "Membuat Anak Gila Membaca" Penulis M. Fauzil Adzim
Posted by SDIT Al Izzah Serang Banten On Selasa, April 21, 2015 No comments Baca Selengkapnya
"Ibu bilang, kalau ingin bangun pagi, Ali tidak boleh tidur terlalu malam". Kata kak Hani pada Ali yang masih semangat mengajaknya bermain-main."Baiklah, kak. Ali tidur dulu, ya". Jawab Ali. Ali pun bersiap-siap untuk tidur, tentu saja dia juga  tidak lupa cuci kaki dan gosok gigi terlebih dahulu."Jangan lupa berdo'a, ya!" Kata ka Hani. "Tentu saja, Ali tidak akan lupa berdo'a, kak" Jawab Ali. Setelah berdo'a Ali pun tertidur lelap.

Posted by SDIT Al Izzah Serang Banten On Jumat, April 17, 2015 No comments Baca Selengkapnya
Selamat dan sukses kepada siswa-siswi yang telah mewakili SDIT Al-Izzah dalam lomba  OSN dan IMSO 2015. Alhamdulillah dalam kegiatan lomba ini SDIT Al-Izzah meraih juara 1 IMSO Matematika atas nama Dania Qurrotuaini dan Juara 2 OSN IPA atas nama Shafa Hazimah untuk tingkat kota Serang.





Posted by SDIT Al Izzah Serang Banten On Rabu, Maret 25, 2015 No comments Baca Selengkapnya
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Entri Populer