Selamat Datang di Website SDIT Al-Izzah Serang

Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan karunia dan hidayah-Nya, sehingga kami bisa menghadirkan Official Website sekolah yang akan memperkuat media informasi dan komunikasi yang sudah ada sebelumnya melalui Blog SDIT Al-Izzah . Besar harapan kami, Official Website sekolah ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat dan aktual untuk seluruh warga sekolah SDIT Al-Izzah Serang, juga bagi semua pengunjung.

Muhammad Arifin, S.Ag, MSI
Kepala sekolah


 

MEMBERIKAN YANG TERBAIK

UNTUK ANAK NEGERI, GENERASI RABBANI

 

Dengan Konsep Sekolah Islam Terpadu 

Mengantarkan Putra-Putri Anda Menjadi Pribadi Yang Tangguh,

Dan Tumbuh Berkembang Bersama Fitrahnya

logoJSIT
Member Of JSIT Indonesia

Berdiri sejak tahun 1996 dan Tergabung dalam JSIT Indonesia No: 3.01.73.02.001

pendidikan
7 Standar Kompetensi Lulusan

Menciptakan Lulusan yang memiliki karakter  Generasi Rabbani

terpadu
Metode Pembelajaran Terpadu

TERPADU Sebuah Pendekatan Terbaru dalam Proses Pembelajaran 

Icon-Dakwah-1
Pembiasaan Ibadah dan Akhlak Mulia

Bimbingan Ibadah Sehari-Hari dan Penerapan Akhlak Mulia di Sekolah, Rumah dan Lingkungan peserta didik

Sekolah Islam Terpadu (SIT) adalah Sekolah Islam yang diselenggarakan dengan memadukan secara Integratif nilai dan ajaran Islam dalam bangunan kurikulum dengan pendekatan pembelajaran yang efektif dan pelibatan yang optimal dan koperatif antara guru dan orangtua, serta masyarakat untuk membina karakter dan kompetensi peserta didik.
 

Sekolah Islam Terpadu pada hakekatnya adalah sekolah yang mengimplementasikan konsep pendidikan Islam berlandaskan AlQur’an dan As Sunnah. Konsep operasional SIT merupakan akumulasi dari proses pembudayaan, pewarisan dan pengembangan ajaran agama Islam, budaya dan peradaban Islam dari generasi ke generasi. Istilah “Terpadu” dalam SIT dimaksudkan sebagai penguat (taukid) dari Islam itu sendiri. Maksudnya adalah Islam yang utuh menyeluruh, Integral, bukan parsial, syumuliah bukan juz’iyah. Hal ini menjadi semangat utama dalam gerak da’wah dibidang pendidikan ini sebagai “perlawanan” terhadap pemahaman sekuler, dikotomi, juz’iyah.

Dalam aplikasinya SIT diartikan sebagai sekolah yang menerapkan pendekatan penyelenggaraan denganmemadukan pendidikan umum dan pendidikan agamamenjadi satu jalinan kurikulum. Dengan pendekatan ini, semua mata pelajaran dan semua kegiatan sekolah tidak lepas dari bingkai ajaran dan pesan nilai Islam. Tidak ada dikotomi, tidak ada keterpisahan, tidak ada “sekularisasi” dimana pelajaran dan semua bahasan lepas dari nilai dan ajaran Islam, ataupun “sakralisasi” dimana Islam diajarkan terlepas dari konteks kemaslahatan kehidupan masa kini dan masa deepan. Pelajaran umum, seperti matematika, IPA,IPS, bahasa, jasmani/kesehatan, keterampilan dibingkai dengan pijakan, pedoman dan panduan Islam. Sementara dipelajaran agama, kurikulum diperkaya dengan pendekatan konteks kekinian dan kemanfaatan, dan kemaslahatan.

SIT juga menekankan keterpaduan dalam metode pembelajaran sehingga dapat mengoptimalkan ranah kognitif, afektif dan konotif. Implikasi dari keterpaduan ini menuntut pengembangan pendekatan proses pembelajaran yang kaya, variatif dan menggunakan media serta sumber belajar yang luas dan luwes. Metode pembelajaran menekankan penggunaan dan pendekatan yang memicu dan memacu optimalisasi pemberdayaan otak kiri dan otak kanan. Dengan pengertian ini, seharusnya pembelajaran di SIT dilaksanakan dengan pendekatan : 

  • berbasis problem solving yang melatih peserta didik berfikir kritis, sistematis, logis dan solutif
  • berbasis kreativitas yang melatih peserta didik untuk berfikir orisinal, luwes (fleksibel) dan lancer fan imajinatif.
  • berbasis keterampilan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan penuh maslahat bagi diri dan lingkungannya.

SIT juga memadukan pendidikan aqliyah, ruhiyah, dan jasadiyah. Artinya, SIT berupaya mendidik peserta didik menjadi anak yang berkembang kemampuan akal dan intelektualnya,meningkat kualitas keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT, terbina akhlak mulia, dan juga memiliki kesehatan, kebugaran dan keterampilan dalam kehidupannya sehari – hari.

SIT memadukan keterlibatan dan partisipasi aktif lingkungan belajar yaitu: sekolah, rumah dan masyarakat. SIT berupaya untuk mengoptimalkan dan sinkronisasi peran guru, orang tua dan masyarakat dalam proses pengelolaan sekolah dan pembelajaran sehingga terjadi sinergi yang konstruktif dalam membangun kompetensi dan karakter peserta didik . orang tua dilibatkan secara aktif untuk memperkaya dan memberi perhatian yang memadai dalam proses pendidikan putra – putri mereka. Sementara itu, kegiatan kunjungan ataupun interaksi keluar sekolah merupakan upaya untuk mendekatkan peserta didik terhadap dunia nyata yang ada ditengah masyarakat.

Mengapa SIT ?

kemwil1 banten barat (11a)

 

Belajar

internet-kidsKita Semua Akan Bergerak Bersama Mewujudkan Generasi Masa Depan Yang Benar-Benar Memiliki Kekuatan Ilmu Dan Takwa (Rabbani) Yang Mampu Memimimpin Dunia Dan Membawa Perubahan Yang Lebih Baik Di Temgah-Tengah Umat Manusia Dengan Nilai-Nilai Islam Dan Akhlak Mulia (Rahmatan Lil 'Alamain)

Apa Kata Mereka ?

caret-down caret-up caret-left caret-right
Lailatul Qodri, SH

Alhamdulillah di kelas satu anak saya sudah mampu menghapal Al-Quran juz 29 dan 30. Saya sangat terharu dengan kemampuan menghafal Al-Quran anak saya yang ia peroleh dari guru-guru di SDIT Al Izzah. Saya juga berharap Tahfidz Al-Quran yang menjadi unggulan sekolah ini bisa terus dikembangkan agar semakin banyak siswa-siswa SDIT Al-Izzah yang mampu menghafal Al-Quran dan mencintainya. Terimakasih dan penghargaan tak terhingga untuk guru-guru semua.

Drs. H. Jajang Kusmara, M.Pd

Insyaa Allah Anak kami telah mendapat banyak hal disini... Mendapat ilmu yg pasti bermanfaat untuk menempuh jenjang pendidikan lanjutan dan yg terpenting adalah mendapatkan pendidikan akhlaq, membaca Al-Qur'an, penunaian shalat, dan melalui bimbingan pembiasaan yg berkesinambungan sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian diri anak kita, yang boleh jadi, kita selaku orang tua karena kesibukan tidak sempat melaksanakan fardu 'ain kita kepada anak kita. Inilah mungkin cara kami menguatkan, mewariskan nilai-nilai kehidupan kepada anak... Dan itu kami dapatkan disini, di SDIT Al-Izzah.

dr. Muhammad Tanri Arrizasyifaa

Pengalaman saya bersekolah di Al Izzah jadi bekal dasar yang sangat disyukuri untuk menjalani masa-masa kehidupan selanjutnya. Ilmu, guru, dan lingkungannya secara keseluruhan jadi tempat saya mengenal Islam dan mengejar beragam prestasi di berbagai lomba antar sekolah (Alumni SDIT Al-Izzah)

Nagita Gianty Annisa

SDIT Al-Izzah adalah sekolah yang selalu mendukung siswa siswinya dalam berprestasi. Pembelajaran mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan keislaman juga banyak saya dapatkan selama bersekolah di sana. Selain itu, lingkungan sekolah juga sangat nyaman.Fasilitasnya cukup baik, guru-guru yang mengajar di SDIT Al-Izzah pun ramah dan penyayang. Terima kasih kepada para Guru yang sudah mendukung saya hingga memperoleh medali perak di OSN dan IMSO. (Alumni SDIT Al-Izzah)

Jaisy M Faiz

Alhamdulillah... Banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan selama 6 tahun di sana. Bagi saya, salah satu pendidikan terpenting adalah pendidikan dasar seperti yang Nabi contohkan. Kami diajarkan contoh-contoh keteladan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya di sini...  Terima kasih semuanya.... saya bangga jadi siswa sdit Al Izzah. (Alimni SDIT Al-Izzah)